Mustava Terpilih Aklamasi sebagai Ketua Umum Kadin Kepri 2026–2031

Mustava Terpilih Aklamasi sebagai Ketua Umum Kadin Kepri 2026–2031
Mustava Terpilih Aklamasi sebagai Ketua Umum Kadin Kepri 2026–2031. Foto: Kurawalmedia/Yto.

Kurawalmedia, Tanjungpinang — Mustava resmi terpilih sebagai Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Kepulauan Riau (Kepri) periode 2026–2031.

Ia ditetapkan secara aklamasi dalam Musyawarah Provinsi (Musprov) ke-5 Kadin Kepri yang digelar di Hotel Aston, Tanjungpinang, Sabtu (3/1/2026).

Penetapan Mustava berlangsung tanpa voting setelah seluruh perwakilan Kadin kabupaten/kota se-Kepri menyatakan dukungan penuh.

Baca juga: Peta Ekonomi Dunia Bergeser, Investasi Global Mulai Beralih ke Teknologi dan AI

Bacaan Lainnya

Dukungan tersebut datang dari Kadin Kota Batam, Kabupaten Karimun, Kota Tanjungpinang, Kabupaten Bintan, Kabupaten Kepulauan Anambas, dan Kabupaten Natuna.

Ketua Umum Kadin Indonesia Koordinator Bidang Organisasi, Komunikasi, dan Pemberdayaan Daerah (OKP), Erwin Aksa, memberikan apresiasi kepada Ketua Umum Kadin Kepri periode sebelumnya, Ahmad Ma’ruf Maulana, yang telah memimpin selama dua periode.

“Estafet kepemimpinan kini dilanjutkan oleh Pak Mustava yang terpilih secara aklamasi. Ini mencerminkan soliditas organisasi dan kepercayaan penuh anggota Kadin Kepri,” ujar Erwin.

Dalam pernyataannya usai terpilih, Mustava menegaskan komitmennya untuk melanjutkan sejumlah program strategis yang dinilai telah berjalan efektif pada kepengurusan sebelumnya.

Baca juga: Pendapatan Retribusi Parkir Tanjungpinang Turun, Muncul Opsi Kenaikan Tarif

Salah satu program prioritas yang akan terus didorong adalah kebijakan “Batam, Bintan, Karimun Murah” yang dinilai memberikan dampak langsung bagi masyarakat dan pelaku usaha.

“Program ini manfaatnya sudah dirasakan, baik oleh dunia usaha maupun masyarakat. Karena itu, akan kita lanjutkan dan perkuat,” katanya.

Berbekal pengalaman dua periode menjabat sebagai Wakil Ketua Umum Kadin Kepri sejak 2015 hingga 2025, ia memahami dinamika ekonomi serta potensi strategis daerah.

Dia menekankan pentingnya sinergi antara Kadin Kepri, pemerintah daerah, Pemerintah Kota Batam, dan BP Batam sebagai fondasi utama pertumbuhan ekonomi Kepri.

Baca juga: Penerimaan Bea Cukai Tanjungpinang Lampaui Target, Tembus Rp32 Miliar di 2025

“Kolaborasi yang solid menjadi kunci menjaga stabilitas ekonomi dan menarik investasi ke Kepri,” ujarnya.

Selain itu, Mustava memastikan penguatan sektor usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) menjadi fokus utama kepengurusannya.

Kadin Kepri akan mendorong peningkatan kualitas produk, kemasan, serta pemanfaatan teknologi agar UMKM lokal mampu menembus pasar ekspor.

“UMKM harus naik kelas, dari sisi mutu, packaging, hingga adaptasi teknologi, agar produk Kepri punya daya saing global,” tegasnya.

Baca juga: Driver Gojek Tanjungpinang Dapat Hadiah Umrah dari Program Gebyar Pajak 2025 Kepri

Mustava juga menyampaikan penghargaan kepada Ahmad Ma’ruf Maulana yang kini menjabat sebagai Ketua Himpunan Kawasan Industri Nasional (HKI Nasional).

Ia mengungkapkan bahwa Ahmad Ma’ruf saat ini aktif mendampingi presiden dan para menteri, termasuk dalam upaya menarik investasi asing.

“Baru-baru ini telah ditandatangani MoU dengan investor asal Rusia. Insya Allah akan ada dua investor yang masuk ke Batam dan Kepri, masing-masing di sektor pembuatan drone dan energi atau pembangkit,” ungkap Mustava.

Di tempat yang sama, Gubernur Kepulauan Riau Ansar Ahmad menegaskan bahwa Kadin merupakan mitra strategis pemerintah dalam mendorong pembangunan ekonomi daerah.

“Dengan ketua umum yang baru, tentu ada semangat baru. Pemerintah Provinsi Kepri berharap Kadin Kepri di bawah kepemimpinan Pak Mustava dapat terus bersinergi untuk mendorong pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” kata Ansar.(Yto)

Editor: Brm

Pos terkait