Pengurus AMSI Kepri 2025–2028 Resmi Dilantik, Fokus ke Media Berkualitas

Pengurus AMSI Kepri 2025–2028 Resmi Dilantik, Fokus ke Media Berkualitas
Kepengurusan Asosiasi Media Siber Indonesia (AMSI) Provinsi Kepulauan Riau periode 2025–2028 resmi dilantik dalam acara yang digelar di Hotel Asialink, Sabtu (25/4/2026). Foto: AMSI Wilayah Kepri.

Kurawalmedia, Batam – Kepengurusan Asosiasi Media Siber Indonesia (AMSI) Wilayah Kepulauan Riau periode 2025–2028 resmi dilantik dalam acara yang digelar di Hotel Asialink, Sabtu (25/4/2026).

Prosesi pelantikan ditandai dengan pengucapan sumpah pengurus serta penyerahan bendera AMSI dari Wakil Ketua Umum AMSI, Upi Asmaradhana, kepada Ketua AMSI Wilayah Kepri terpilih, Jailani.

Upi menjelaskan bahwa AMSI merupakan organisasi yang menaungi perusahaan media digital di Indonesia.

Organisasi ini berdiri pada 18 April 2017, digagas oleh 26 pemimpin redaksi media nasional di Jakarta.

Bacaan Lainnya

“AMSI hadir untuk memastikan perusahaan media memberikan manfaat bagi ekosistem digital di daerahnya. Tagline kami jelas, sehat bisnisnya, berkualitas informasinya,” ujarnya.

Saat ini, AMSI sudah hadir di 28 provinsi dengan sekitar 520 media anggota.

Khusus di Kepulauan Riau, terdapat 12 media yang tergabung sebagai anggota aktif.

Upi juga menyebut kondisi industri media yang saat ini menghadapi tantangan cukup besar, mulai dari disrupsi digital hingga tekanan ekonomi.

“Modal utama media adalah kepercayaan. Di tengah maraknya disinformasi, media harus tetap menjaga kualitas dan integritas,” tegasnya.

Fokus pada Kualitas, Bukan Sekadar Jumlah

Ketua AMSI Wilayah Kepri, Jailani, menyampaikan terima kasih atas dukungan berbagai pihak dalam pembentukan kepengurusan baru ini.

Ia menjelaskan, organisasi ini pertama kali berdiri pada 18 September 2021 dan kini memasuki periode kedua.

“Memang ada sedikit keterlambatan karena persoalan teknis. Namun, kami tetap berkomitmen menjalankan program organisasi sejalan dengan AMSI pusat,” katanya.

Menurutnya, organisasi perusahaan pers ini tidak hanya mengejar jumlah anggota, tetapi lebih fokus pada peningkatan kualitas media.

“Kami tidak bicara kuantitas, tapi kualitas. Fokus kami adalah membangun bisnis media yang sehat dan profesional,” ujarnya.

Koordinator Wilayah AMSI Sumatera, Muhammad Zuhri, menambahkan bahwa pembentukan kepengurusan AMSI di wilayah Sumatera hampir merata, meski masih ada beberapa daerah dalam proses.

Ia juga menyinggung perubahan lanskap media yang semakin kompetitif.

“Disrupsi media semakin masif. Kita tidak hanya bersaing dengan sesama media, tetapi juga dengan platform media sosial yang kini menjadi sumber informasi utama masyarakat,” ungkapnya.

Peran Media di Tengah Arus Informasi

Sementara itu, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kepri, Hendri Kurniadi, menilai media punya peran penting dalam menyampaikan informasi yang akurat ke publik.

“Yang viral belum tentu benar. Di sinilah peran media untuk meluruskan disinformasi dan misinformasi. Ini menjadi pekerjaan rumah kita bersama,” ujarnya.

Ia berharap kepengurusan yang baru bisa membawa semangat baru untuk memperkuat ekosistem media yang sehat dan profesional di daerah.

Acara pelantikan ini juga dihadiri sejumlah pihak, termasuk Anggota DPD RI Dapil Kepri, Dwi Sekar Ajeng Respaty, perwakilan DPRD Kepri, instansi vertikal, organisasi media, serta tamu undangan lainnya.(*)

Editor: Brm

Pos terkait