Hebat! Kota Tanjungpinang Jadi Pemuncak Indeks Daya Saing Daerah di Kepri

Hebat! Kota Tanjungpinang Jadi Pemuncak Indeks Daya Saing Daerah di Kepri
Hebat! Kota Tanjungpinang jadi pemuncak Indeks Daya Saing Daerah (IDSD) di Kepri. Foto: Kurawalmedia/Yto

kurawalmedia.com, TanjungpinangKota Tanjungpinang kembali mencatatkan prestasi dan capaian positif dengan menjadi pemuncak Indeks Daya Saing Daerah (IDSD) di Kepri.

Berdasarkan hasil IDSD 2025, Kota Tanjungpinang meraih nilai tertinggi di Provinsi Kepri sekaligus melampaui rata-rata provinsi maupun nasional.

Dalam laporan tersebut, Kota Tanjungpinang membukukan skor 4,17, tertinggi dibanding seluruh kabupaten dan kota di Kepri.

Baca juga: Wagub Kepri Pastikan Stok Beras Cukup 3 Bulan Kedepan

Bacaan Lainnya

Nilai itu mencerminkan kekuatan daerah pada sejumlah pilar strategis, antara lain adopsi teknologi informasi komunikasi (TIK), pasar tenaga kerja, sistem keuangan, ukuran pasar serta dinamika dunia usaha.

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Tanjungpinang Teguh Susanto, mengatakan capaian tersebut merupakan hasil kerja bersama berbagai pihak dalam mendorong pembangunan yang kompetitif dan berkelanjutan.

“Alhamdulillah, hasil IDSD ini menjadi bukti bahwa Kota Tanjungpinang terus bergerak ke arah yang lebih baik,” kata Teguh.

“Ini adalah buah sinergi seluruh perangkat daerah, dukungan masyarakat, serta kolaborasi dengan pelaku usaha dan para pemangku kepentingan lainnya,” sambungnya.

Teguh menjelaskan, IDSD merupakan instrumen yang digunakan untuk mengukur kemampuan daerah dalam mengelola sumber daya dan kebijakan pembangunan.

Hal ini guna meningkatkan produktivitas, kesejahteraan masyarakat, serta pertumbuhan ekonomi secara berkelanjutan.

Penilaian IDSD Berdasarkan Indikator Utama

Menurutnya, penilaian IDSD disusun berdasarkan sejumlah indikator utama, meliputi institusi, infrastruktur, pemanfaatan TIK dan stabilitas ekonomi makro.

Selain itu, kesehatan, kualitas sumber daya manusia, pasar produk dan tenaga kerja, sistem keuangan, hingga ekosistem inovasi juga menjadi indikator.

“Semakin tinggi skor yang diperoleh, maka semakin kuat pula fondasi pembangunan suatu daerah dan semakin adaptif dalam menghadapi perubahan,” jelasnya.

Teguh menambahkan, prestasi tersebut menjadi dorongan sekaligus tantangan bagi Pemko Tanjungpinang untuk terus meningkatkan kualitas pembangunan.

Baca juga: Pemprov Kepri Ambil Pinjaman Rp400 Miliar, Ini Dua Proyek yang Akan Dibangun

Terutama melalui percepatan transformasi digital, penguatan layanan publik, serta penciptaan iklim investasi yang sehat dan kondusif.

Ke depannya, capaian dan prestasi ini bukan hanya sekadar angka, tetapi memberikan dampak yang nyata bagi kesejahteraan masyarakat Tanjungpinang.

Pemko Tanjungpinang juga akan terus memperkuat tata kelola pemerintahan, pelayanan berbasis digital, dan pengembangan SDM agar daya saing daerah semakin meningkat.

“Dengan raihan IDSD tertinggi di Kepri, Kota Tanjungpinang dapat menjadi contoh pembangunan daerah inklusif, inovatif dan kompetitif di tingkat provinsi maupun nasional,” pungkasnya. (Yto)

Editor: Mya

Pos terkait