Pemko Batam Bidik Pendapatan Rp5,2 Triliun di 2027, Ini Sektor Andalannya

Pemko Batam Bidik Pendapatan Rp5,2 Triliun di 2027, Ini Sektor Andalannya
Wali Kota dan Wakil Wali Kota Batam, Amsakar Achmad-Li Claudia Chandra. Pemerintah Kota (Pemko) Batam menargetkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) mencapai Rp5,2 triliun pada tahun 2027. Foto: Dok. Diskominfo Batam.

Kurawalmedia, Batam – Pemerintah Kota (Pemko) Batam menargetkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) mencapai Rp5,2 triliun pada tahun 2027.

Target ini disusun dengan mengandalkan sejumlah sektor yang dinilai masih bisa dioptimalkan.

Baca juga: Tarif Air PDAM Tirta Kepri Bakal Naik Februari 2026

Sekretaris Daerah Kota Batam, Firmansyah, mengatakan target tersebut realistis jika seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) mampu memaksimalkan potensi pendapatan yang ada.

Bacaan Lainnya

Beberapa sektor yang jadi fokus antara lain retribusi persampahan yang dikelola Dinas Lingkungan Hidup, pendapatan parkir oleh Dinas Perhubungan, serta layanan kesehatan di rumah sakit daerah.

Selain itu, Pemko Batam juga mendorong peran Badan Riset dan Inovasi Daerah (BRIDA) untuk memperkuat kajian terkait peluang peningkatan pendapatan.

Baca juga: Pemprov Kepri Ambil Pinjaman Rp400 Miliar, Ini Dua Proyek yang Akan Dibangun

OPD penghasil juga diminta menghitung ulang potensi yang dimiliki, baik dari sisi retribusi maupun peningkatan kualitas layanan ke masyarakat.

“Optimalisasi ini penting untuk menjaga peningkatan PAD secara berkelanjutan,” ujar Firmansyah.

Sebelumnya, dalam Rapat Paripurna DPRD Kota Batam, Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, menyampaikan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Tahun Anggaran 2025.

Baca juga: Pendapatan Retribusi Parkir Tanjungpinang Turun, Muncul Opsi Kenaikan Tarif

Dalam laporan tersebut, pendapatan daerah Batam pada 2025 tercatat sebesar Rp4,29 triliun.

Angka ini naik Rp331,24 miliar dibandingkan tahun sebelumnya yang mencapai Rp3,96 triliun.

Menurut Amsakar, kenaikan tersebut dipengaruhi oleh optimalisasi dan intensifikasi pajak daerah, seiring dengan aktivitas ekonomi yang mulai pulih di Batam.

Baca juga: Mengenal Shadow Economy, Aktivitas Ekonomi yang Legal tapi Tak Tercatat Resmi

“Ini menunjukkan aktivitas ekonomi di Batam terus berjalan dan memberikan dampak pada pendapatan daerah,” ujarnya.(*)

Editor: Brm

Pos terkait