Mau Kuliah ke Australia? KBRI Canberra Gencar Sosialisasi Beasiswa, Lihat Daftarnya

Mau Kuliah ke Australia? KBRI Canberra Gencar Sosialisasi Beasiswa, Lihat Daftarnya
Ilustrasi. KBRI Canberra melalui Atase Pendidikan dan Kebudayaan (Atdikbud) terus mendorong akses pendidikan global bagi pelajar Indonesia. Foto: Pexels.

Kurawalmedia, Tanjungpinang – KBRI Canberra melalui Atase Pendidikan dan Kebudayaan (Atdikbud) terus mendorong akses pendidikan global bagi pelajar Indonesia. Salah satunya lewat program “Scholarship Talks Series” yang rutin mengulas berbagai peluang beasiswa, khususnya untuk studi ke Australia.

Program ini digelar secara daring dalam beberapa sesi sepanjang 2026, menghadirkan berbagai pilihan beasiswa populer, antara lain:

Baca juga: Beasiswa Kepri 2026 Diserbu Pendaftar, Seleksi Pakai Ranking IPK

Sosialisasi Beasiswa LPDP (19 Februari 2026)
Sosialisasi Beasiswa Garuda (4 Maret 2026)
Sosialisasi Australia Awards (11 Maret 2026)
Sosialisasi Beasiswa Indonesia Bangkit/BIB (10 April 2026)

Bacaan Lainnya

Kegiatan ini merupakan hasil kolaborasi dengan berbagai pihak, seperti LPDP, Australia Awards Indonesia, Beasiswa Garuda, serta Kementerian Agama RI.

Dalam setiap sesi, peserta tak hanya mendapat info soal syarat dan proses seleksi, tapi juga insight penting seputar kuliah di Australia.

Baca juga: Literasi Kepri Terjun Bebas, Skor IPLM Semua Daerah Turun Drastis

Mulai dari pilihan universitas, jurusan prioritas, hingga peluang kerja sama pendidikan antara Indonesia dan Australia.

Atase Pendidikan dan Kebudayaan KBRI Canberra, Yuli Rahmawati, menegaskan bahwa Australia masih jadi salah satu destinasi favorit pelajar Indonesia.

“Australia menawarkan kualitas pendidikan tinggi yang diakui secara global, dengan peluang kolaborasi riset, program double degree, serta lingkungan belajar yang mendukung pengembangan kompetensi masa depan,” ujarnya.

Baca juga: UI hingga UGM Masih Jadi Favorit, Ini Daftar PTN Paling Ramai di SNBT

Ia juga menambahkan, program ini dirancang agar calon mahasiswa lebih siap secara akademik maupun non akademik sebelum melanjutkan studi ke luar negeri.

Antusiasme peserta pun terbilang tinggi. Dalam setiap sesi, jumlah peserta berkisar antara 50 hingga 600 orang, terutama pada sesi Beasiswa Indonesia Bangkit (BIB). Hal ini menunjukkan minat besar masyarakat terhadap peluang kuliah di luar negeri.

Tak hanya soal teknis pendaftaran, peserta juga dibekali strategi penting seperti cara menyusun dokumen aplikasi, persiapan kemampuan bahasa Inggris, hingga membangun jejaring akademik dan karier selama studi.

Baca juga: BRIN Kembangkan Energi Hidrogen, Air Bisa Jadi Bahan Bakar Masa Depan

Menariknya, kegiatan ini diikuti oleh peserta dari berbagai daerah di Indonesia hingga diaspora di luar negeri—menandakan bahwa akses informasi beasiswa kini makin luas dan inklusif.

Lewat “Scholarship Talks Series”, KBRI Canberra berkomitmen untuk terus membuka peluang pendidikan internasional sekaligus meningkatkan kualitas sumber daya manusia Indonesia di kancah global.(*)

Editor: Brm

Pos terkait