Kunjungan Wisman ke Kepri Turun Tipis, Tapi Angkanya Melejit Secara Tahunan

Kunjungan Wisman ke Kepri Turun Tipis, Tapi Angkanya Melejit Secara Tahunan
Aktivitas atlet luar negeri di Lagoi Bay, Bintan pada Event Bintan Triathlon Oktober 2025. Badan Pusat Statistik (BPS) Kepulauan Riau (Kepri) mencatat kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) pada Oktober 2025 mencapai 175.902 kunjungan. Foto: dok. Dispar Kepri.

Kurawalmedia, Tanjungpinang – Badan Pusat Statistik (BPS) Kepulauan Riau (Kepri) mencatat kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) pada Oktober 2025 mencapai 175.902 kunjungan.

Jumlah tersebut turun 0,22 persen dibandingkan September 2025 yang mencatat 176.282 kunjungan. Penurunan ini dipengaruhi berkurangnya kunjungan wisman ke Kota Batam sebesar 1,77 persen.

Sebagai pintu masuk utama dengan kontribusi hampir 80 persen dari total kunjungan, perubahan di Batam langsung berdampak pada capaian wisman Kepri.

Meski turun secara bulanan, pergerakan tahunan menunjukkan peningkatan signifikan. Dibandingkan Oktober 2024, kunjungan wisman ke Kepri naik 27,47 persen.

Baca juga: Kepri International Art & Culture 2025 Tutup Gelaran Lima Hari, Catat Kunjungan 170 Ribu Orang

Kepala Dinas Pariwisata (Dispar) Kepri, Hasan, menyebut fluktuasi bulanan tersebut dipengaruhi pola kedatangan dari Malaysia dan Batam.

Menurutnya, pertumbuhan tahunan menjadi indikator utama perkembangan wisata di Kepri.

“Meski ada koreksi kecil bulanan, lonjakan tahunan menunjukkan peningkatan yang kuat. Kenaikan kunjungan di Bintan, Tanjungpinang, dan Karimun menandakan diversifikasi destinasi berjalan baik,” ujar Hasan, Rabu, 3 Desember 2025.

Ia menambahkan, pemerintah daerah akan terus meningkatkan kualitas layanan dan pengalaman wisata bagi pengunjung.

Tak hanya wisman, wisatawan nusantara (wisnus) juga mencatat peningkatan. Sepanjang Januari–Oktober 2025, perjalanan wisnus ke Kepri mencapai 3,545 juta perjalanan, naik 24,91 persen dibandingkan periode yang sama pada 2024.

Kota Batam menjadi wilayah dengan jumlah perjalanan wisnus tertinggi, baik sebagai asal maupun tujuan.

Baca juga: Desa Pengudang, Pesisir Bintan dengan Tiga Ekosistem Andalan

Industri perhotelan turut merasakan dampaknya. Tingkat Penghunian Kamar (TPK) hotel berbintang pada Oktober 2025 mencapai 47,96 persen, naik 0,36 poin dibandingkan bulan sebelumnya.

Rata-rata lama menginap juga meningkat menjadi 1,95 malam, dengan tamu asing mencatat durasi lebih panjang (2,02 malam) dibandingkan tamu domestik (1,91 malam).

Secara keseluruhan, meski kunjungan wisman menurun tipis secara bulanan, kinerja tahunan sektor pariwisata Kepri menunjukkan pertumbuhan positif.(*)

Editor: Brm

Pos terkait