Batam Jadi Andalan, Wisman ke Kepri Tembus 1,6 Juta Kunjungan Sepanjang 2025

Batam Jadi Andalan, Wisman ke Kepri Tembus 1,6 Juta Kunjungan Sepanjang 2025
Wakil Menteri Pariwisata (Wamenpar) Ni Luh Puspa menegaskan Kepulauan Riau (Kepri) menjadi salah satu pintu masuk utama wisatawan mancanegara (Wisman), seiring meningkatnya kunjungan ke Kota Batam. Foto: Kemenpar.

Kurawalmedia, Batam — Wakil Menteri Pariwisata (Wamenpar) Ni Luh Puspa menegaskan Kepulauan Riau (Kepri) menjadi salah satu pintu masuk utama wisatawan mancanegara (Wisman), seiring meningkatnya kunjungan ke Kota Batam.

Penegasan tersebut disampaikan Wamenpar saat menyambut langsung kedatangan wisatawan mancanegara pada hari pertama tahun 2026 di Pelabuhan Ferry Internasional Gold Coast, Batam, Kamis (1/1/2026).

Kunjungan kerja ke Batam dilakukan setelah Wamenpar sebelumnya menyambut wisman di Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten, pada dini hari.

Baca juga: Pesta Gonggong Meriahkan Wisata Gurun Telaga Biru Busung Bintan

Bacaan Lainnya

Pada kesempatan itu, Wamenpar menyambut wisatawan asal Malaysia yang tiba menggunakan kapal Kepri Coral Glory dari Pelabuhan Stulang Laut, Malaysia.

Para wisatawan disambut dengan kalungan bunga, pertunjukan Tari Kreasi Melayu, serta pemberian bingkisan.

Wamenpar menyampaikan bahwa Kepulauan Riau merupakan satu dari tiga pintu masuk utama wisatawan mancanegara ke Indonesia, selain Bali dan Jakarta.

Menurutnya, penguatan sinergi antarpemangku kepentingan diperlukan untuk mendorong pengembangan pariwisata yang berdaya saing dan berkelanjutan.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) Kepulauan Riau, jumlah kunjungan wisatawan mancanegara ke Kepri pada periode Januari hingga Oktober 2025 tercatat sebanyak 1.662.644 kunjungan.

Baca juga: Belum Capai Target, Ini Data Kunjungan Wisman ke Tanjungpinang Sepanjang 2025

Angka tersebut meningkat 21,77 persen dibandingkan periode yang sama pada 2024.

Dari total kunjungan tersebut, Kota Batam menyumbang sekitar 1.290.010 kunjungan wisman.

Wisatawan asal Singapura menjadi penyumbang terbesar, disusul Malaysia, Tiongkok, India, dan Filipina.

Pemerintah Kota Batam menargetkan jumlah kunjungan wisman mencapai 1,5 juta hingga akhir 2025 dan meningkat menjadi 1,7 juta kunjungan pada 2026.

Wamenpar menilai capaian tersebut menjadi indikator positif bagi pertumbuhan sektor pariwisata nasional.

Baca juga: Treasure Bay Bintan Raih Wonderful Indonesia Awards 2025, Simak Aktivitas Seru yang Bisa Kamu Coba

Kementerian Pariwisata, lanjutnya, akan terus mendukung penguatan daya tarik destinasi di Batam dan Kepulauan Riau, salah satunya melalui penyelenggaraan event berskala nasional dan internasional.

Selain itu, pengembangan produk wisata unggulan seperti wellness tourism, gastronomi, wisata bahari, seni dan desain, serta wisata berbasis budaya juga terus didorong.

Wamenpar berharap momentum awal tahun ini dapat menjaga optimisme pencapaian target kunjungan wisatawan nasional pada 2026.

Salah seorang wisatawan asal Malaysia, Khairudin, mengaku terkesan dengan penyambutan yang diberikan.

Ia menyebut pengalaman tersebut menjadi kesan awal yang baik dalam kunjungan pertamanya ke Batam.

Baca juga: Sumur Tua hingga Balai Adat di Pulau Penyengat Bakal Jadi Target Revitalisasi

Selain menyambut kedatangan Wisman ke Kepri, Wamenpar Ni Luh Puspa juga meninjau aktivitas libur Natal dan Tahun Baru di sejumlah destinasi wisata di Batam, di antaranya Mega Wisata Ocarina–Theme Park, K Square Mall, serta Desa Wisata Kampung Tua Bakau.

Dalam kunjungan tersebut, Wamenpar mengajak wisatawan untuk memasukkan desa wisata sebagai salah satu tujuan kunjungan.

Menurutnya, desa wisata memiliki peran penting dalam pengembangan pariwisata yang berkualitas dan berkelanjutan, termasuk melalui wisata edukasi lingkungan seperti yang ditawarkan Desa Wisata Kampung Tua Bakau.(*)

Editor: Brm

Pos terkait