Liam Rosenior dan Sejarah Kelam Chelsea, Era Singkat yang Berakhir Memalukan

Liam Rosenior dan Sejarah Kelam Chelsea, Era Singkat yang Berakhir Memalukan
Liam Rosenior dan sejarah kelam Chelsea, era singkat yang berakhir memalukan. Foto: chelseafc.com

kurawalmedia.com, London – Nama Liam Rosenior resmi tercatat dalam sejarah kelam Chelsea setelah dipecat hanya dalam waktu kurang dari empat bulan menjabat.

Pemecatan itu diumumkan pada 22 April 2026 menyusul penurunan performa dan rentetan hasil buruk yang membuat The Blues terpuruk menjelang akhir musim.

Rosenior datang ke Stamford Bridge pada Januari 2026 dengan kontrak jangka panjang hingga 2032. Ia dipilih untuk menggantikan Enzo Maresca.

Baca juga: Paris Saint-Germain Kalahkan Chelsea 8-2, Lolos Mudah ke Perempat Final Liga Champions

Bacaan Lainnya

Liam Rosenior diharapkan menjadi proyek masa depan klub. Namun harapan itu berubah menjadi bencana dalam hitungan minggu.

Catatan terburuk dan masuk sejarah kelam itu, terjadi saat Chelsea menelan lima kekalahan beruntun di Liga Primer Inggris tanpa mencetak satu gol pun.

Kekalahan terakhir, 3-0 dari Brighton, menjadi akhir perjalanan Liam Rosenior. Menurut sejumlah laporan, itu merupakan paceklik gol terburuk Chelsea di liga sejak tahun 1912.

Performa Chelsea Runtuh 

Bukan hanya mandul di depan gawang, performa Chelsea di bawah Liam Rosenior juga hancur dan runtuh secara keseluruhan.

Klub kalah tujuh kali dalam delapan laga terakhir di semua kompetisi dan terlempar ke posisi ketujuh klasemen, membuat peluang lolos ke Liga Champions nyaris sirna.

Secara statistik, masa jabatan Liam Rosenior disebut sebagai yang tersingkat bagi pelatih permanen Chelsea. Ia hanya memimpin 23 pertandingan sebelum didepak.

Baca juga: Chelsea Didakwa FA Inggris atas 74 Pelanggaran Peraturan

Dalam klub sebesar Chelsea, yang pernah ditangani nama-nama seperti Jose Mourinho, Carlo Ancelotti, Thomas Tuchel dan Antonio Conte, catatan itu menjadi simbol kegagalan total.

Ironisnya, Liam Rosenior sempat membuka era kepemimpinannya dengan kemenangan meyakinkan 5-1 atas Charlton di Piala FA.

Namun start positif itu tidak mampu menutupi masalah taktik, inkonsistensi, serta hilangnya kepercayaan pemain dan suporter.

Baca juga: Koleksi 21 Trofi, Chelsea Jadi Klub Inggris Tersukses Abad 21

Seiring waktu Liam Rosenior yang terbilang singkat, Stamford Bridge berubah dari tempat penuh harapan menjadi panggung kekecewaan.

Bagi Chelsea, pergantian pelatih bukan hal baru. Namun untuk kasus Liam Rosenior, skala kegagalannya begitu mencolok.

Karena itulah banyak pengamat menilai Liam Rosenior layak disebut sebagai pelatih kepala terburuk dalam sejarah kelam Chelsea. (*)

Editor: Mya

Pos terkait