Para pelaku UMKM di Tanjungpinang tersebut nantinya akan berjualan makanan dan minuman di jalan aspal yang menghadap ke laut.
“Tugu sirih yang di tengah tidak kami gunakan, karena tempat berkumpulnya masyarakat,” ungkap Idris.
Selain itu, lanjut Idris, dalam kegiatan tersebut juga tersedia panggung untuk pementasan musik religi oleh para seniman musik di Tanjungpinang.
Di lokasi tersebut, pihaknya juga akan menyediakan Musala yang dapat menampung sekitar 50 hingga 100 orang untuk berbuka puasa bersama.
“Kami juga akan mengisi kegiatan tersebut dengan Tausiyah. Pelajar SMA dan SMK akan mengisi Tausiyah sambil berbuka bersama,” terang Idris.
Nantinya di lokasi tersebut, akan ada kegiatan ngabuburit bersama karena agendanya mulai pukul 14.00 WIB hingga hingga subuh.
“Kampung ramadan juga untuk menghidupkan kembali perekenomian masyarakat dan menghidupkan suasana bulan puasa,” sebut Idris. (Ran)
Editor: Mya





