Kurawalmedia, Tanjungpinang – Asosiasi Media Siber Indonesia (AMSI) Wilayah Kepulauan Riau (Kepri) menyatakan kesiapan untuk berkolaborasi dengan Pemerintah Kota Tanjungpinang, terutama dalam penguatan pemanfaatan teknologi kecerdasan buatan (AI).
Komitmen ini disampaikan dalam kunjungan silaturahmi pengurus AMSI Kepri yang dipimpin Ketua Jailani, bersama Sekretaris Muhammad Bunga Ashab, Bendahara Agoes Soemarwah, Badan Pertimbangan dan Pengawas Organisasi Charles Sitompul, serta Bidang Teknologi dan Informasi Rinto Situmorang.
Rombongan AMSI Kepri disambut langsung oleh Sekretaris Daerah Kota Tanjungpinang, Zulhidayat, di ruang kerjanya di Kantor Wali Kota Tanjungpinang, Selasa (28/4/2026).
Dalam pertemuan tersebut, Jailani memaparkan berbagai program kerja AMSI Kepri sekaligus menegaskan komitmen organisasi untuk menjadi mitra strategis pemerintah daerah.
“Kami datang untuk bersilaturahmi sekaligus mengucapkan terima kasih atas dukungan Pemkot Tanjungpinang. Ke depan, kami berharap AMSI Kepri bisa menjadi mitra yang aktif dan memberikan kontribusi nyata,” ujarnya.
Ia juga menambahkan bahwa AMSI Kepri siap menghadirkan berbagai bentuk kolaborasi yang berdampak, baik untuk internal organisasi maupun masyarakat luas, demi mendukung kemajuan Kota Tanjungpinang.
Saat ini, AMSI Kepri menaungi 12 media siber, di antaranya Batampos, Ulasan, Tribun Batam, Angkaberita, Presmedia, Kepripedia, Inikepri, Hariankepri, Gurindam, Beritaibukota, Batamnews, dan MejaRedaksi.
Sementara itu, Zulhidayat menyambut positif peluang kerja sama ini. Ia menilai teknologi AI sangat relevan untuk meningkatkan kinerja aparatur sipil negara (ASN), khususnya dalam mendukung efektivitas kerja.
“AI sangat membantu dan sangat relevan untuk segera dikolaborasikan, terutama dalam mendukung efektivitas kerja PNS,” ungkapnya.
Selain membahas kolaborasi teknologi, Zulhidayat juga menyoroti sejumlah isu strategis daerah. Mulai dari dorongan pertumbuhan ekonomi melalui kebijakan, pengembangan sekolah rakyat dan rumah sakit, hingga optimalisasi lahan melalui penataan Hak Guna Bangunan (HGB) terlantar untuk kepentingan investasi.
Ia juga menekankan pentingnya penguatan kawasan Free Trade Zone (FTZ) serta pembangunan infrastruktur strategis, termasuk rencana Jembatan Batam-Bintan, sebagai upaya meningkatkan pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat.
“Masih banyak pekerjaan rumah yang tidak bisa diselesaikan sendiri oleh Pemkot Tanjungpinang. Karena itu, kami membutuhkan dukungan semua pihak, khususnya AMSI Kepri,” katanya.(*)
Editor: Brm





