Sepekan Digelar, KURMA 2026 di Kepri Resmi Ditutup Mendagri Tito Karnavian

Sepekan Digelar, KURMA 2026 di Kepri Resmi Ditutup Mendagri Tito Karnavian
Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia, Tito Karnavian, secara resmi menutup pelaksanaan Kepulauan Riau Ramadan Fair (KURMA) 2026 di halaman Gedung Dekranasda Provinsi Kepulauan Riau, Minggu (8/3/2026). Foto: Diskominfo Kepri.

Kurawalmedia, Tanjungpinang – Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia, Tito Karnavian, secara resmi menutup pelaksanaan Kepulauan Riau Ramadan Fair (KURMA) 2026 di halaman Gedung Dekranasda Provinsi Kepulauan Riau, Minggu (8/3/2026).

Tito menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau atas penyelenggaraan kegiatan tersebut.

Ia menilai KURMA 2026 memberikan manfaat bagi masyarakat, terutama selama bulan Ramadan.

Baca juga: Cek Angkanya, UMK Tanjungpinang 2026 Resmi Berlaku, Naik 7,06 Persen

Bacaan Lainnya

Menurut Tito, Kepri Ramadan Fair tidak hanya menjadi tempat berkumpulnya masyarakat, tetapi juga menjadi ruang interaksi sosial, promosi produk, serta penyediaan berbagai layanan publik.

Ia berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan pada tahun-tahun berikutnya untuk mendukung pertumbuhan ekonomi masyarakat, khususnya melalui penguatan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), promosi produk halal, serta pengembangan ekonomi syariah.

Dalam kesempatan tersebut, Tito juga menilai Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau mampu menjaga stabilitas ekonomi daerah.

Baca juga: Mustava Terpilih Aklamasi sebagai Ketua Umum Kadin Kepri 2026–2031

Ia menyebut upaya pemerintah daerah tidak hanya mendorong pertumbuhan ekonomi, tetapi juga menjaga stabilitas harga dan meningkatkan daya beli masyarakat.

Sementara itu, Gubernur Kepulauan Riau (Kepri), Ansar Ahmad menyampaikan terima kasih atas kehadiran Menteri Dalam Negeri dan Kepala BPS RI dalam penutupan event ini.

Ansar menjelaskan kegiatan ini telah dilaksanakan secara rutin selama tiga tahun terakhir setiap bulan Ramadan.

Baca juga: Peta Ekonomi Dunia Bergeser, Investasi Global Mulai Beralih ke Teknologi dan AI

Pada tahun ini, event ini mengusung tema “Ramadhan Membangun UMKM dan Ekonomi Kreatif”. Selama pelaksanaan kegiatan, masyarakat dapat mengikuti berbagai aktivitas, seperti bazar UMKM, promosi produk halal, layanan sertifikasi halal, layanan keuangan syariah, serta sejumlah pelayanan publik lainnya.

Menurut Ansar, kegiatan yang berlangsung selama sepekan tersebut diharapkan dapat memberikan manfaat bagi masyarakat Kepulauan Riau.(*)

Editor: Brm

Pos terkait