Kurawalmedia, Tanjungpinang – Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau (Pemprov Kepri) menandatangani Perjanjian Pemberian Pinjaman Daerah (PPD) dengan Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten (Bank BJB) senilai Rp400 miliar. Pinjaman tersebut akan digunakan untuk mendukung pembangunan infrastruktur strategis di daerah.
Dana pinjaman direncanakan untuk membiayai penambahan fasilitas poliklinik di Rumah Sakit Ahmad Tabib serta pembangunan Tugu Bahasa yang dirancang sebagai salah satu ikon Provinsi Kepulauan Riau.
Gubernur Kepulauan Riau, Ansar Ahmad, menyampaikan apresiasi kepada Bank BJB yang telah memberikan dukungan pembiayaan melalui skema pinjaman daerah.
Baca juga: Sepekan Digelar, KURMA 2026 di Kepri Resmi Ditutup Mendagri Tito Karnavian
Menurutnya, kerja sama tersebut diharapkan dapat membantu mempercepat pelaksanaan sejumlah program pembangunan yang telah direncanakan pemerintah daerah.
Ansar menegaskan pemerintah provinsi akan melakukan pengawasan terhadap pelaksanaan program pembangunan agar berjalan sesuai rencana dan memberikan manfaat bagi masyarakat.
Ia juga membuka peluang kerja sama yang lebih luas antara Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau dan Bank BJB di masa mendatang, tidak hanya dalam pembiayaan pembangunan, tetapi juga dalam berbagai program yang mendukung penguatan ekonomi daerah.
Baca juga: Cek Angkanya, UMK Tanjungpinang 2026 Resmi Berlaku, Naik 7,06 Persen
Sementara itu, Wakil Gubernur Kepulauan Riau Nyanyang Haris menjelaskan pinjaman daerah tersebut memiliki jangka waktu atau tenor selama tiga tahun.
Pengelolaan pembiayaan pinjaman akan dilakukan oleh Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD).
Menurut Nyanyang, kebijakan pinjaman daerah diambil untuk mempercepat pembangunan di tengah keterbatasan anggaran yang tersedia dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).
Baca juga: Mustava Terpilih Aklamasi sebagai Ketua Umum Kadin Kepri 2026–2031
Ia menyebut dana pinjaman akan difokuskan pada dua prioritas, yaitu peningkatan layanan kesehatan melalui pembangunan poliklinik baru di Rumah Sakit Ahmad Tabib dan pembangunan Tugu Bahasa yang memiliki nilai budaya dan sejarah.
Pembangunan Tugu Bahasa direncanakan sebagai simbol penguatan identitas budaya Melayu di Kepulauan Riau, sekaligus mengingatkan peran kawasan Pulau Penyengat dalam perkembangan bahasa Melayu yang menjadi salah satu dasar pembentukan bahasa Indonesia.
Pulau Penyengat dikenal sebagai pusat perkembangan sastra Melayu, termasuk karya Gurindam 12 yang berkaitan dengan tokoh sejarah Melayu.
Baca juga: Peta Ekonomi Dunia Bergeser, Investasi Global Mulai Beralih ke Teknologi dan AI
Pemerintah provinsi melalui dinas terkait memastikan penggunaan dana pinjaman akan disesuaikan dengan peruntukannya.
Bank BJB juga akan melakukan pemantauan terhadap penggunaan dana selama periode pinjaman tiga tahun.
Pinjaman Pemprov Kepri tersebut diberikan berdasarkan kepercayaan pihak bank kepada pemerintah daerah tanpa menggunakan jaminan aset secara langsung.(*)
Editor: Brm





