Kurawalmedia, Tanjungpinang – Kasus pencurian sepeda motor (Curanmor) di Kota Tanjungpinang marak jelang lebaran, dalam satu hari, tercatat lima unit sepeda motor dilaporkan hilang di sejumlah lokasi.
Kapolresta Tanjungpinang, Kombes Pol Indra Ranu Dikarta, mengatakan laporan kehilangan sepeda motor yang diterima dari warga saat ini masih dalam proses penyelidikan oleh pihak kepolisian.
Menurutnya, personel Polresta Tanjungpinang bersama jajaran polsek juga telah ditugaskan untuk melakukan patroli pada waktu-waktu yang dinilai rawan terjadinya aksi pencurian.
Baca juga: Operasi Ketupat 2026 Dimulai 13 Maret, Polda Kepri Kerahkan 1.536 Personel Gabungan
“Patroli yang dilakukan oleh personel kami diharapkan disesuaikan dengan jam-jam rawan,” kata Kombes Indra, Minggu (8/3/2026).
Selain mengantisipasi kasus Curanmor, kepolisian juga melakukan pengawasan terhadap potensi tindak kriminal lain, seperti pencurian dengan pemberatan dan pencurian dengan kekerasan.
Polisi juga mencatat adanya keluhan masyarakat terkait aksi balap liar yang masih terjadi selama bulan Ramadan 2026, terutama menjelang waktu sahur.
Baca juga: Kepergok Curi Helm, Remaja di Tanjungpinang Berurusan dengan Polisi
Karena itu, pengawasan akan ditingkatkan, terutama menjelang periode libur Lebaran agar kondisi keamanan tetap terjaga.
“Menjelang sahur balap liar masih sering terjadi. Mudah-mudahan situasi di Tanjungpinang tetap aman dan kondusif,” ujarnya.
Kepolisian juga mengimbau masyarakat untuk lebih berhati-hati saat memarkirkan kendaraan. Warga disarankan menggunakan kunci tambahan serta memilih lokasi parkir yang aman untuk mengurangi risiko pencurian.
Baca juga: Kejari Tanjungpinang Terima Eksekusi Uang Pengganti Perkara Korupsi Rp3,01 Miliar
“Gunakan kunci ganda dan parkir di tempat yang aman,” katanya.(*)
Editor: Brm





