Menu

Mode Gelap

Hukum

10 Oknum Polisi di Tanjungpinang Kedapatan Main Judi Online

badge-check


					10 Oknum polisi di Tanjungpinang kedapatan bermain judi online. Saat ini dalam proses hukum internal. Foto: ilustrasi/Pixabay Perbesar

10 Oknum polisi di Tanjungpinang kedapatan bermain judi online. Saat ini dalam proses hukum internal. Foto: ilustrasi/Pixabay

kurawalmedia.com, Tanjungpinang – Sebanyak 10 oknum polisi di Tanjungpinang harus menjalani proses hukum internal karena kedapatan bermain judi online.

10 oknum polisi yang berdinas di Polresta Tanjungpinang tersebut kepergok tengah bermain judi online dan harus menjalani proses hukum internal.

Kapolresta Tanjungpinang Kombes Budi Santosa membenarkan 10 oknum polisi, aktif bermain judi online. Saat ini 10 polisi tersebut menjalani proses hukum internal.

Proses hukum tersebut berdasarkan hasil pengawasan internal Polresta Tanjungpinang. Saat pengawasan itu, 10 oknum polisi kepergok bermain judi online.

Setelah menemukan polisi yang terlibat judi online, Polresta Tanjungpinang langsung memperketat pengawasan dan pengecekan ponsel personel usai menjalani apel pagi.

“Kami telah menindak tegas secara internal 10 personel tersebut,” tegas Kapolresta, Rabu (13/11/2024).

Budi menjelaskan, saat ini Polresta Tanjungpinang telah membentuk Satuan Tugas (Satgas) khusus untuk memberantas judi online.

Karena itu, polisi akan terus melakukan pengawasan terkait aktivitas judi online di Tanjungpinang baik di kalangan internal maupun kalangan masyarakat.

“Polisi saat ini belum mengungkap kasus judi online di Tanjungpinang,” ungkapnya.

Meskipun demikian jika terdapat indikasi judi online, maka Polresta Tanjungpinang memastikan akan melakukan penindakan secara tegas dan maksimal.

“Ini sedang berjalan (pengawasan). Tapi kami harapkan ada laporan dari masyarakat. Jika ada akan kami lakukan penindakan,” tegas Kapolresta.

Budi menambahkan, pemberantasan aktivitas judi online tersebut merupakan tugas bersama antara polisi bersama instansi terkait lainnya.

“Polresta juga terus melakukan pengawasan di internal dan kalangan masyarakat,” tambahnya.

Menurut Budi, bermain judi online tidak memberikan keuntungan bagi diri sendiri atau siapapun. Justru menimbulkan dampak negatif.

“Jadi sampai saat ini belum ada laporan. Tapi kami tetap melakukan proses hukum, agar bisa mencegah judi online di kalangan masyarakat,” tutup Kapolresta. (Ran)

Editor: Mya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Polisi Gadungan di Bintan Beraksi Bawa Pistol Mainan

8 April 2025 - 15:01 WIB

Polisi Gadungan di Bintan Beraksi Bawa Pistol Mainan

Pencuri Berkeliaran di Sekitar Jalan Cendrawasih Tanjungpinang, Baju dan Tabung Gas Raib

4 April 2025 - 13:34 WIB

Pencuri Berkeliaran di Sekitar Jalan Cendrawasih Tanjungpinang, Baju dan Tabung Gas Raib

Anggota TNI AU Jadi Korban Tabrak Lari Saat Lari Pagi, Pelaku Berhasil Diamankan

4 April 2025 - 12:58 WIB

Anggota TNI AU Jadi Korban Tabrak Lari Saat Lari Pagi, Pelaku Berhasil Diamankan

Polisi Ungkap Penyelundupan Sabu 10 Kg dari Malaysia, Dua Kurir Ditangkap

27 Maret 2025 - 20:22 WIB

Polisi Ungkap Penyelundupan Sabu 10 Kg dari Malaysia, Dua Kurir Ditangkap

93 Kg Sabu Senilai Ratusan Miliar Digagalkan di Perairan Bintan, Ini Modus Pelakunya

26 Maret 2025 - 21:31 WIB

93 Kg Sabu Senilai Ratusan Miliar Digagalkan di Perairan Bintan, Ini Modus Pelakunya
Trending di Hukum