Penerbangan ke Korea dan Kuala Lumpur Dominasi Lintasan Udara Batam saat Libur Lebaran

Penerbangan ke Korea dan Kuala Lumpur Dominasi Lintasan Udara Batam saat Libur Lebaran
Penerbangan ke Korea dan Kuala Lumpur Dominasi Lintasan Udara Batam saat Libur Lebaran. Foto: Dok PT BIB.

Kurawalmedia.com, Batam – Bandara Internasional Hang Nadim, Kota Batam, Kepulauan Riau (Kepri), mencatat lonjakan signifikan dalam jumlah penerbangan dan penumpang internasional selama periode H-2 hingga H+4 Lebaran 2025 dibandingkan dengan tahun sebelumnya.

Ketua Posko Terpadu Angkutan Lebaran Bandara Hang Nadim, Triasil, mengungkapkan bahwa pada periode 1–5 April 2025, tercatat 23 penerbangan internasional dengan total 2.300 penumpang.

“Jumlah ini meningkat tajam dibandingkan periode yang sama pada 2024, yang hanya mencatat delapan penerbangan. Terjadi kenaikan 187,5 persen untuk jumlah penerbangan dan 149,2 persen untuk jumlah penumpang internasional,” ujarnya di Batam, Minggu (6/4/2025).

Dari total penerbangan tersebut, 13 merupakan kedatangan dan 10 keberangkatan, menunjukkan arus lalu lintas penumpang yang relatif seimbang.

Bacaan Lainnya

Peningkatan ini mulai terlihat sejak 29 Maret 2025, menjelang puncak arus mudik, di mana sudah tercatat empat penerbangan internasional untuk masing-masing kedatangan dan keberangkatan.

Menurut Triasil, salah satu faktor utama peningkatan adalah beroperasinya rute baru Batam–Korea Selatan sejak Oktober 2024. Rute tersebut menarik minat tinggi dari masyarakat, terutama untuk keperluan liburan dan kunjungan keluarga.

“Selain Korea, penerbangan dari dan ke Kuala Lumpur juga tetap menjadi salah satu destinasi internasional favorit dari Batam,” tambahnya.

Meski terjadi lonjakan jumlah penerbangan dan penumpang, Triasil memastikan seluruh layanan di terminal internasional tetap berjalan optimal.

Penumpang dapat menikmati fasilitas check-in langsung maupun mandiri (self check-in), serta layanan makanan dan minuman di terminal keberangkatan.

Posko Terpadu juga terus memantau kelancaran arus penumpang dan menyediakan informasi penting, seperti kondisi cuaca dan pergerakan jadwal penerbangan.

“Sempat terjadi kepadatan di area check-in sekitar pukul 13.00 WIB, namun situasi segera terkendali dan arus penumpang kembali normal,” tutup Triasil.(*)

Editor: Brp

Pos terkait