Dalam operasi atau razia tersebut, polisi akan mengedepankan langkah-langkah pencegahan dan deteksi dini mengantisipasi pelanggaran lalu lintas.
“Ada 65 personel dari berbagai instansi dan masyarakat. Kami juga melibatkan pelajar dan ojek online sebagai duta keselamatan,” kata Heribertus, Sabtu (2/3/2024).
Ojek online dan pelajar tersebut, akan menyampaikan pesan humanis dan memberikan contoh kepada masyarakat, terkait berkendara yang mementingkan keselamatan.
“Kami menekankan agar masyarakat memahami aturan lalu lintas. Berkendara dengan mementingkan keselamatan,” tegas Kapolresta.
Tak hanya itu, Polresta Tanjungpinang juga akan melakukan penindakan jika menemukan pengendara yang melanggar aturan lalu lintas di jalan raya.
“Kami tindak secara humanis dan kami memberi teguran. Penindakannya secara statis, secara mobile dan ETLE,” sebut Kapolresta. (Ran)
Editor: Mya





