Kurawalmedia.com, Tanjungpinang– Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsiapan (DPK) Provinsi Kepri, Moh. Bisri mengajak Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Tanjungpinang untuk bersama-sama meningkatkan Indek Pembangunan Literasi atau IPL Provinsi Kepri.
Menurtnya, peningkatan Indeks Pembangunan Literasi (IPL) di Provinsi Kepri membutuhkan gerakan bersama. Menurutnya, tidak cukup hanya mengandalkan peran pemerintah.
“Kondisi IPL Provinsi Kepri saat ini, jauh dari yang diharapkan. Namun situasi ini, harus menjadi pemicu untuk kita sama-sama bergerak memberikan yang terbaik,” ujar Moh. Bisri usai menjadi pembina upacara peringatan Sumpah Pemuda di MAN Tanjungpinang, Rabu (28/10)
Dihadapan Kepala MAN Tanjungpinang, Ulfah Ismiati, Mantan Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Kepri tersebut menyebutkan, dalam upaya untuk meningkat IPL Provinsi Kepri, ia menginiasi program Sedekah Ilmu dan Buku (Sibuk). Selain itu juga berkolaborasi dengan Taman Bacaan Masyarakat (TBM) di Provinsi Kepri.
“Saat ini, jumlah TBM di Provinsi Kepri ada 137 lokasi. Namun jika melihat rasio jumlah penduduk Kepri, tentu angka ini masih sedikit,” tegasnya.
Dikatakannya juga, untuk perpustaan Provinsi Kepri idealnya adalah memiliki 50 ribu judul buku. Namun realitasnya hari ini, jumlahnya masih pada angka 27 ribu. Meskipun ditengah keterbatasan, semangat literasi (membaca dan menulis) tidak boleh kendor.

“Bukan hanya pelajar, kalangan publik atau masyarakat umum juga harus memanfaatkan keberadaan perpustakaan di daerah, di sekolah ataupun di TBM yang ada disekitar kita,” ucapnya.
Sementara itu, Kepala MAN Tanjungpinang, Ulfa Ismiati sepaham dengan apa yang disampaikan oleh Moh. Bisri. Menurutnya, memperkuat literasi di lingkungan pendidikan adalah sesuatu yang mutlak. Karena dengan membaca dan menulis, akan memberikan suntikan pengetahuan.
“Semoga kedepan, apa yang menjadi program literasi di madrasah, juga mendapatkan dukungan dari Pemprov Kepri. Karena untuk membangun IPL Kepri butuh kebersamaan dan kekeluargaan,” ujarnya.(*)
Editor : J.A Rahim





