ROG Strix G16 & G18 Resmi Rilis, Seberapa Kuat Buat Gaming dan Editing?

ROG Strix G16 & G18 Resmi Rilis, Seberapa Kuat Buat Gaming dan Editing?
Asus memperkenalkan laptop gaming terbaru ROG Strix G16 dan ROG Strix G18 untuk tahun 2026. Foto: X/ASUS_ROGNA.

Kurawalmedia, Tanjungpinang – Asus memperkenalkan laptop gaming terbaru ROG Strix G16 dan ROG Strix G18 untuk tahun 2026. Seri ini membawa sejumlah pembaruan yang fokus pada performa, kualitas layar, serta desain yang lebih mudah di-upgrade oleh pengguna.

Laptop ini dirancang tidak hanya untuk bermain game, tetapi juga untuk kebutuhan kreatif seperti editing video dan rendering 3D.

Artinya, perangkat ini bisa digunakan untuk berbagai aktivitas berat yang membutuhkan kinerja stabil.

Di bagian performa, kedua model menggunakan prosesor Intel Core Ultra 9 290HX Plus yang dipadukan dengan kartu grafis hingga NVIDIA GeForce RTX 5080 Laptop GPU.

Bacaan Lainnya

Kombinasi ini mendukung game modern dengan teknologi ray tracing, sekaligus mampu menangani pekerjaan berbasis grafis seperti editing dan desain 3D.

Selain itu, ada juga teknologi DLSS 4 dan Multi-Frame Generation yang membantu meningkatkan frame rate pada game tertentu, sehingga tampilan bisa lebih halus saat dimainkan.

Masuk ke sektor layar, ROG Strix G16 hadir dengan ukuran 16 inci beresolusi 2.5K, refresh rate 300Hz, dan response time 3ms.

Buat kamu yang belum familiar, refresh rate tinggi bikin gerakan di layar terasa lebih mulus, terutama saat bermain game cepat seperti FPS atau esports.

Layar ini juga sudah mendukung 100 persen DCI-P3, Pantone Validation, Dolby Vision, dan NVIDIA G-SYNC, yang membantu menjaga warna tetap akurat dan mengurangi efek patah-patah (screen tearing).

Sementara itu, ROG Strix G18 menawarkan layar lebih besar, yaitu 18 inci dengan teknologi Mini LED.

Panel ini memiliki lebih dari 2000 zona pencahayaan (dimming zone), refresh rate 240Hz, serta tingkat kecerahan hingga 1600 nits.

Teknologi ini membantu menghasilkan kontras yang lebih baik, terutama saat menampilkan konten HDR.

Kedua layar juga dilengkapi lapisan anti-reflection, sehingga tetap nyaman digunakan di berbagai kondisi cahaya, termasuk di ruangan terang.

Untuk menjaga suhu tetap stabil, Asus menyematkan sistem pendingin dengan vapor chamber, tiga kipas (tri-fan), dan heatsink berlapis.

Sistem ini membantu mengurangi panas saat laptop digunakan dalam waktu lama, sehingga performa tetap konsisten dan tidak mudah turun.

Salah satu fitur yang cukup menarik adalah desain tool-less access. Dengan sistem ini, pengguna bisa membuka bagian dalam laptop tanpa obeng. Jadi, kalau ingin menambah RAM atau SSD, prosesnya jadi lebih praktis.

Laptop ini mendukung RAM hingga 64GB DDR5 6400MT/s dan penyimpanan hingga 2TB PCIe 4.0.

Artinya, pengguna bisa menyesuaikan spesifikasi sesuai kebutuhan, baik untuk gaming maupun kerja kreatif.

Dari sisi konektivitas, tersedia dua port Thunderbolt 5 dengan DisplayPort 2.1, tiga USB-A, HDMI 2.1, Ethernet 2.5G, serta jack audio 3.5mm.

Selain itu, sudah ada dukungan WiFi 7 untuk koneksi internet yang lebih cepat dan stabil.

Untuk audio, laptop ini dilengkapi Dolby Atmos, Hi-Res Audio, dan fitur AI noise cancellation yang membantu meningkatkan kualitas suara saat bermain game atau meeting online.

Perangkat ini menjalankan Windows 11 Pro dan dilengkapi keyboard RGB per-key dengan Aura Sync, serta tombol Copilot untuk akses fitur berbasis AI.

Dari sisi daya, kedua model dibekali baterai 90Wh dengan adaptor hingga 380W. Bobotnya sekitar 2,7 kg untuk G16 dan 3,5 kg untuk G18.

ROG Strix G16 dan G18 tersedia dalam pilihan warna Eclipse Grey dan Volt Green. Hingga saat ini, Asus belum mengumumkan harga dan ketersediaan resminya.(*)

Editor: Brm

Pos terkait