Kurawalmedia, Tanjungpinang – Pengadilan Negeri (PN) Tanjungpinang menggelar kampanye anti korupsi sambil membagikan ratusan takjil kepada masyarakat.
Kegiatan ini berlangsung di kawasan Bintan Center, Kamis (12/3/2026), dengan menyasar para pengendara serta warga yang melintas menjelang waktu berbuka puasa.
Pembagian takjil dipimpin langsung oleh Ketua dan Wakil Ketua PN Tanjungpinang bersama para hakim, panitera, serta pegawai lainnya.
Baca juga: BPJS Kesehatan Tanjungpinang Pastikan Layanan JKN Bisa Diakses Saat Libur Lebaran
Humas PN Tanjungpinang, Fausi mengatakan kegiatan ini bukan hanya berbagi takjil di bulan Ramadan.
“Aksi tersebut juga menjadi bagian dari sosialisasi kepada masyarakat terkait komitmen lembaga peradilan dalam memberikan layanan hukum yang transparan,” katanya.
Menurutnya, PN Tanjungpinang terus mendorong pelayanan publik yang bebas dari praktik korupsi, gratifikasi, maupun suap.
Baca juga: MAN Tanjungpinang Juara I Lomba Tadarus Al-Qur’an Tingkat Kota
“Kami ingin menyampaikan kepada masyarakat bahwa Pengadilan Negeri Tanjungpinang berkomitmen memberikan pelayanan yang adil. Kami juga mengkampanyekan anti korupsi, zero gratifikasi, dan zero suap,” kata Fasuiy.
Selain berbagi takjil, pengadilan juga mengajak masyarakat untuk lebih aktif melaporkan jika menemukan pihak yang mengatasnamakan pengadilan untuk mengurus perkara dengan imbalan tertentu.

Fausi menegaskan masyarakat tidak perlu ragu untuk mencari keadilan melalui jalur hukum resmi di pengadilan.
Baca juga: Dihantam Ombak di Pulau Merapas, Kapal Makmur Jaya Terbalik Bawa 29 Orang
“Jika ada pihak yang mengatasnamakan PN Tanjungpinang dan menawarkan bantuan mengurus perkara, silakan laporkan kepada kami. Kami terbuka menerima laporan masyarakat, baik secara online maupun offline,” ujarnya.
Melalui kampanye anti korupsi ini, PN Tanjungpinang berharap masyarakat semakin memahami layanan peradilan yang tersedia serta merasa lebih percaya untuk mengakses proses hukum secara resmi.
Selain itu, kegiatan berbagi takjil juga menjadi bentuk interaksi langsung antara lembaga peradilan dan masyarakat, khususnya di bulan Ramadan menjelang Idul Fitri.(*)
Editor: Brm





