Tanpa Voting, Ade Angga Terpilih Aklamasi di Musda V Partai Golkar Kepri

Tanpa Voting, Ade Angga Terpilih Aklamasi di Musda V Partai Golkar Kepri
Ade Angga terpilih secara aklamasi sebagai Ketua DPD I Golkar Kepri dalam Musyawarah Daerah (Musda) ke-V yang digelar di Tanjungpinang, Selasa (21/4/2026). Foto: Kurawalmedia.

Kurawalmedia, Tanjungpinang – Partai Golkar resmi memiliki nakhoda baru. Ade Angga terpilih secara aklamasi sebagai Ketua DPD I Golkar Kepri dalam Musyawarah Daerah (Musda) ke-V yang digelar di Tanjungpinang, Selasa (21/4/2026).

Pemilihan berlangsung tanpa voting. Seluruh pemilik suara sepakat memberikan mandat kepemimpinan kepada Ade Angga untuk periode 2025–2030.

Setelah terpilih, Ade menyatakan akan langsung bergerak cepat. Ia menargetkan pembentukan struktur kepengurusan selesai dalam waktu maksimal 30 hari pasca Musda.

Ia menjelaskan, proses penyusunan kepengurusan akan dilakukan melalui tim formatur yang melibatkan sejumlah tokoh penting.

Bacaan Lainnya

Di antaranya Ahmad Dholi Kurnia sebagai perwakilan DPP, serta tokoh daerah seperti Untung Budiwan, Yunus, dan Taba Iskandar.

“Pembentukan struktur kepengurusan menunggu hasil rapat formatur. Tim terdiri dari unsur DPP, ketua terpilih, perwakilan DPD kebupaten/kota, serta unsur organisasi masyarakat,” kata Ade.

“Insyaallah minggu depan kami mulai duduk bersama menyusun kepengurusan, dan paling lambat 30 hari sudah terbentuk,” tambahnya.

Tak hanya itu, Ade juga mulai membahas posisi strategis di internal partai. Nama Roby Kurniawan diusulkan sebagai Sekretaris DPD Golkar Kepri sesuai aspirasi peserta Musda.

Sementara posisi bendahara masih akan ditentukan melalui mekanisme musyawarah.

Ade menyebut pentingnya konsolidasi internal partai. Ia menekankan percepatan pelaksanaan Musda di tingkat kabupaten/kota yang sebelumnya mengalami keterlambatan.

“Kita sudah terlambat sekitar lima bulan. Maka yang paling penting sekarang adalah menuntaskan Musda di tujuh kabupaten/kota, dilanjutkan hingga tingkat kecamatan dan desa,” jelasnya.

Lebih jauh, ia juga menyinggung program strategis dari DPP Golkar, yakni pembentukan struktur partai hingga tingkat Tempat Pemungutan Suara (TPS).

Langkah ini dinilai penting untuk memperkuat basis politik Golkar di Kepri dalam jangka panjang.

Selain itu, Ade mulai memetakan potensi perolehan kursi legislatif ke depan. Menurutnya, Batam menjadi daerah dengan peluang penambahan kursi paling besar.

“Untuk penambahan kursi, potensi terbesar ada di Batam, bisa bertambah satu hingga dua kursi. Sementara daerah lain seperti Karimun, Bintan, dan Lingga sudah maksimal. Natuna dan Anambas cukup sulit karena keterbatasan kursi,” ujarnya.(*)

Editor: Brm

Pos terkait