Cuaca Ekstrem, Pelayaran Kapal Perintis dari Tanjungpinang ke Natuna Ditunda

Cuaca Ekstrem, Pelayaran Kapal Perintis dari Tanjungpinang ke Natuna Ditunda
Cuaca ekstrem, pelayaran kapal perintis Sabuk Nusantara 48 dari Tanjungpinang ke Natuna ditunda. Foto: Kurawalmedia/Mya

kurawalmedia.com, Tanjungpinang – Keberangkatan kapal perintis Sabuk Nusantara 48 dari Tanjungpinang ke Tambelan dan Natuna dipastikan ditunda karena cuaca ekstrem.

Kapal perintis yang dijadwalkan bertolak Kamis (8/1/2026) tersebut, tidak diizinkan berlayar demi menjamin keselamatan penumpang dan awak kapal.

Menurut pantauan BMKG, gelombang tinggi di perairan Kepri telah melampaui ambang batas aman khususnya di perairan menuju Tambelan dan Natuna.

Kepala Pelni Cabang Tanjungpinang, Putra Kencana menjelaskan keputusan penundaan diambil berdasarkan laporan cuaca dari BMKG serta pertimbangan teknis dari nahkoda kapal.

Bacaan Lainnya

Baca Juga: Usai Perayaan Tahun Baru 2026, Sampah Masih Berserakan di Kawasan Gurindam 12 Tanjungpinang

“informasinya ketinggian gelombang di jalur Natuna masih berisiko. Jadi keberangkatan Sabuk Nusantara 48 ditunda sampai kondisi laut memungkinkan,” kata Putra, Rabu (7/1/2026).

Putra menegaskan, langkah tersebut merupakan bagian dari upaya mitigasi untuk menghindari potensi kecelakaan laut akibat cuaca yang tidak bersahabat.

Bagi penumpang yang telah membeli tiket, Pelni memberikan opsi pengembalian dana penuh (refund 100 persen).

Baca Juga: Penerbitan STNK di Samsat Tanjungpinang Sempat Terkendala, Polisi Pastikan Masalah Teratasi

Proses pembatalan dapat dilakukan dengan menunjukkan KTP asli yang terdaftar pada tiket serta bukti tiket pembelian.

“Syaratnya cukup membawa identitas diri sesuai tiket dan tiket yang telah dibeli,” tambahnya.

Hingga saat ini, dari 89 penumpang yang tercatat membeli tiket Sabuk Nusantara 48, baru tujuh orang yang mengajukan pembatalan tiket keberangkatan.

“Bagi penumpang kapal perintis yang tidak melakukan refund, tiket tetap berlaku dan bisa digunakan saat jadwal keberangkatan baru diumumkan,” tutup Putra. (Yto)

Editor: Mya

Pos terkait