4 Investor Asing Berebut Garap Jembatan Batam–Bintan, Siapa yang Dipilih?

4 Investor Asing Berebut Garap Jembatan Batam–Bintan, Siapa yang Dipilih?
Ilustrasi. Wakil Gubernur Kepulauan Riau (Wagub Kepri), Nyanyang Haris Pratamura, mengungkapkan ada empat investor asing yang menyatakan minat untuk ikut serta dalam proyek pembangunan Jembatan Batam–Bintan, Rabu (27/8/2025). Foto: dok Kementerian PU.

Tanjungpinang – Wakil Gubernur Kepulauan Riau (Wagub Kepri), Nyanyang Haris Pratamura, mengungkapkan ada empat investor asing yang menyatakan minat untuk ikut serta dalam proyek pembangunan Jembatan Batam–Bintan, Rabu (27/8/2025).

Salah satu yang cukup menonjol adalah China Road and Bridge Construction (CRBC), perusahaan konstruksi besar yang sebelumnya terlibat dalam pembangunan Jembatan Suramadu dan sejumlah jalan tol di Indonesia.

“CRBC sudah menyampaikan minat untuk membangun. Mereka punya pengalaman panjang di Indonesia,” kata Nyanyang seperti ditulis medianesiaid.

Selain CRBC, ada tiga investor lain yang juga melirik proyek ini, termasuk perusahaan dari Singapura dan sebuah construction bank. Namun, keputusan akhir mengenai investor yang akan dipilih tetap berada di tangan pemerintah pusat.

Bacaan Lainnya

Berdasarkan perhitungan awal, nilai investasi proyek jembatan ini diperkirakan mencapai Rp14 triliun, meski angka pastinya masih menunggu hasil Soil Investigation dan Detail Engineering Design (DED) serta persetujuan dari pemerintah pusat.

Perwakilan investor, Ho Lian, menyebut pihaknya siap membawa teknologi konstruksi terbaru untuk proyek ini.

“Kalau dibandingkan dengan Jembatan Suramadu, teknologi yang digunakan tentu lebih maju. Kami berharap ada dukungan dari pemerintah dan masyarakat agar proyek ini bisa segera diwujudkan,” ujarnya.

Jembatan Batam-Bintan akan dibangun sepanjang 14,74 kilometer. Jembatan ini diproyeksikan bakal menjadi yang terpanjang di Indonesia.(*)

Editor: Brm

Pos terkait