Banyak Keluhan Soal Calo, Pelni Tanjungpinang Ingatkan Warga Beli Tiket di Jalur Resmi

Banyak Keluhan Soal Calo, Pelni Tanjungpinang Ingatkan Warga Beli Tiket di Jalur Resmi
Suasana Pelabuhan Kijang. Bintan. Menjelang periode Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025, Pelni Tanjungpinang mengingatkan warga di Kota Tanjungpinang dan Kabupaten Bintan agar tidak membeli tiket kapal melalui calo. Foto: dok. Fazizan Anwar via Google.

Kurawalmedia, Tanjungpinang – Menjelang periode Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025, Pelni Tanjungpinang mengingatkan warga di Kota Tanjungpinang dan Kabupaten Bintan agar tidak membeli tiket kapal melalui calo.

Masyarakat diminta untuk menggunakan jalur resmi demi keamanan dan kepastian keberangkatan.

Kepala Pelni Tanjungpinang, Putra Kencana, mengatakan pihaknya kembali menerima laporan adanya oknum yang menawarkan tiket di luar sistem resmi.

Baca juga: Pelni Beri Diskon 20 Persen untuk Libur Natal & Tahun Baru, Ini Syaratnya

Bacaan Lainnya

Untuk itu, ia menegaskan agar pembelian hanya dilakukan melalui aplikasi atau agen resmi Pelni.

“Kita minta masyarakat membeli tiket secara online dan melalui channel resmi Pelni. Di aplikasi Pelni Mobile sudah tersedia berbagai pilihan pembayaran,” ujarnya, Minggu (23/11/2025).

Pelni juga memberikan diskon tiket sebesar 20 persen yang berlaku mulai 21 November 2025 pukul 12.00 WIB untuk keberangkatan 17 Desember 2025 hingga 10 Januari 2026.

Kuota diskon terbatas, sehingga masyarakat dianjurkan membeli tiket lebih awal.

Selain pembelian, aplikasi Pelni Mobile juga membantu proses check-in dan boarding secara online untuk mengurangi antrean di terminal penumpang.

Baca juga: Ini Jadwal Lengkap KM Kelud dari Belawan Sepanjang Desember 2025

Dari Pelabuhan Sri Bintan Pura (SBP) Tanjungpinang, Pelni mengoperasikan KM Sabuk Nusantara 48 dengan kapasitas sekitar 480 penumpang sebagai satu-satunya kapal perintis.

Sementara dari Pelabuhan Kijang, dua kapal utama disiapkan untuk masa angkutan Nataru.

KM Tidar, melayani rute Kijang – Tanjung Priok – Surabaya – Makassar – Baubau – Maumere – Larantuka – Lewoleba – Kupang (PP), berkapasitas normal 1.700 penumpang dengan dispensasi hingga 2.700 orang.

KM Bukit Raya, tipe kapal 1.000 penumpang dengan kapasitas dispensasi hingga 1.250 orang.

Pelni Tanjungpinang berharap masyarakat memanfaatkan layanan resmi agar perjalanan Nataru berjalan lancar dan aman.(*)

Editor: Brm

Pos terkait