Kurawalmedia, Tanjungpinang – Tim SAR gabungan memulai operasi pencarian terhadap seorang nelayan yang dilaporkan hilang kontak di perairan Desa Sungai Pinang, Kecamatan Lingga Timur, Kabupaten Lingga, Kepulauan Riau.
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Tanjungpinang, Fazzli mengatakan informasi awal disampaikan oleh Ketua DPD Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) Kepulauan Riau, Distrawandi pada Sabtu (14/3) sekitar pukul 16.25 WIB.
“Nelayan yang dilaporkan hilang bernama Rahman (65). Ia diketahui berangkat melaut untuk mencari ikan bawal pada Jumat (13/3) sekitar pukul 16.00 WIB,” ujarnya.
Baca juga: Mudik dari Tanjungpinang ke Batam dan Lingga Makin Padat, Penumpang Capai Ribuan
Biasanya, Rahman sudah kembali ke daratan sekitar pukul 22.00 WIB. Namun hingga malam hari, korban tidak juga pulang. Kondisi tersebut membuat pihak keluarga merasa khawatir.
Keluarga kemudian melakukan pencarian secara mandiri pada Sabtu dini hari sekitar pukul 01.00 hingga 03.00 WIB.
Dalam pencarian tersebut, keluarga hanya menemukan perahu dan jaring milik korban di lokasi kejadian tanpa adanya korban di atas perahu.
Baca juga: Mau Mudik Lebih Tenang? Kendaraan Bisa Titip Gratis di Polresta Tanjungpinang
“Berdasarkan laporan yang diterima, lokasi kejadian diperkirakan berada pada koordinat 0°19’47.76″S – 104°49’33.83″T, sekitar 24,7 mil laut dari Unit Siaga SAR Lingga,” katanya.
Menindaklanjuti laporan tersebut, Kantor Pencarian dan Pertolongan Tanjungpinang melalui Unit Siaga SAR Lingga langsung melakukan koordinasi dengan pihak HNSI Kabupaten Lingga serta Pemerintah Desa Sungai Pinang untuk mengumpulkan informasi tambahan terkait kejadian tersebut.
Sekitar pukul 16.35 WIB, tim penyelamat yang terdiri dari tujuh personel diberangkatkan menuju lokasi kejadian kecelakaan menggunakan kapal Rigid Inflatable Boat (RIB) 05 Lingga.
Baca juga: Menunggu Kapal di Telaga Punggur, Pemudik Dapat Nasi Kotak untuk Berbuka
“Tim SAR diperkirakan tiba di area pencarian sekitar pukul 17.47 WIB untuk memulai penyisiran di sekitar perairan tempat perahu korban ditemukan,” ungkapnya.
Hingga informasi ini disampaikan, korban masih berstatus dalam pencarian dan operasi SAR masih berlangsung.
Masyarakat yang beraktivitas di sekitar perairan tersebut juga diimbau untuk segera melaporkan kepada petugas apabila menemukan tanda-tanda keberadaan korban.(*)
Baca juga: Tradisi Bersalaman di MIN Tanjungpinang, Cara Menanamkan Adab dan Sopan Santun
Editor: Brm





